Home / Hortikultura

Sabtu, 7 Januari 2023 - 09:26 WIB

11 Cara Menanam Melon Supaya Cepat Panen

Ilustrasi budidaya melon (FREEPIK)

Ilustrasi budidaya melon (FREEPIK)

Cara menanam melon ternyata tidak sulit. Buah bercita rasa manis dan menyegarkan ini telah banyak ditanam di Indonesia. Prospek budidaya melon sangat menggiurkan karena ramai peminat dan harga jual tinggi baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Siklus produksi melon yang sangat pendek yakni sekitar 70 hari tentunya dapat mendatangkan laba yang menjanjikan. Semua orang bisa menanam melon asalkan telaten dan tahu cara menanam melon yang tepat. Ikuti langkah cara menanam melon yang dijamin cepat panen berikut ini.

1. Kenali syarat tumbuhnya

Berikut syarat tumbuh tanaman melon :

  • pH ideal berkisar 5,8-7,2. Jika tanah terlalu asam dapat dilakukan pengapuran.
  • Ketinggian tempat 300-900 m dpl.
  • Jenis tanah yang baik yaitu tanah lempung berpasir, tanah latosol, andosol, dan aluvial.

2. Pilih tipe dan varietas melon

Secara umum, ada dua jenis melon yang populer di Indonesia yakni varietas bersari bebas dan hibrida. Varietas hibrida punya kelebihan antara lain lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan, tahan hama penyakit, dan kualitas lebih baik.

Kelompok melon ada yang berjala dan berkulit mulus tanpa motif. Pemilihan varietas yang akan ditanam bisa disesuaikan dengan target pasar dan kesukaan. Contoh varietas melon yang bisa Anda pilih, antara lain; Sky Rocket, Honey dew, dan Sunrise meta.

3. Siapkan lahan

Lahan untuk menanam melon harus memenuhi syarat tumbuh tanaman melon. Hindari memakai lahan yang berdekatan dengan lahan penanaman yang terserang OPT. Pertama, lakukan pengolahan tanah dengan pencangkulan atau pembajakan dan biarkan 4-5 hari.

Tambahkan pupuk kandang 15-20 ton/ha. Buat bedengan lalu pasangi mulsa selebar 120 cm. Lubangi dan beri jarak antarbaris 60 cm dan dalam baris 60 cm.

Baca Juga  7 Tips Agar Tomat yang Ditanam Rasanya Manis

4. Siapkan benih melon

Kebutuhan benih per hektar sekitar 500-600 gr dapat menghasilkan 20.000 tanaman (tergantung varietas). Lakukan seleksi benih dengan merendamnya dalam air hangat yang dicampur fungisida selama 4-6 jam. Kemudian tiriskan dan letakkan di atas tissue atau kertas lembap selama 36 jam. Pilih benih yang berkecambah untuk selanjutnya disemai.

5. Penyemaian

Siapkan polybag ukuran 5 x 10 cm berisi media tanam tanah : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:1). Pindahkan benih siap semai ke polybag secara hati-hati. Bibit melon yang siap tanam ialah yang berumur 10-14 hari setelah semai. Cirinya sudah berdaun 2-3 pasang dan berwarna hijau segar.

cara menanam melon
Buah melon (FREEPIK)

6. Penanaman

Cara menanam melon yaitu dengan membuat lubang tanam menggunakan tugal pada lubang mulsa sedalam 5 cm dan basahi dengan air. Tanam bibit melon dalam kondisi tegak dan berada di tengah, siram dengan air. Waktu ideal untuk menanam melon adalah pada pagi atau sore hari.

7. Perawatan

Lakukan penggantian tanaman yang mati palling lambat 3 hari pasca penanaman. Selain itu, perlu pemasangan ajir di setiap lubang tanam kira-kira sepanjang 1,5 m.

Ajir berfungsi menopang tanaman agar tumbuh ke atas dan sebagai media merambat. Rajinlah memangkas cabang-cabang tersier dan tunas untuk mempercepat pembentukan buah. Pangkas juga tajuknya untuk mengurangi serangan HPT dan perbaikan sirkulasi udara.

8. Penyiraman

Penyediaan air sangat penting untuk diperhatikan. Penyiraman tanaman melon pada musim kering di setiap sore hingga berumur satu minggu pasca tanam. Berikutnya, interval penyiraman setiap 2 hari sekali.

9. Pemupukan lanjutan

Lakukan pemupukan setelah melon mulai ditanam sampai menjelang panen (diulang 2 kali setiap minggu). Gunakan jenis pupuk KNO3 konsentrasi 2g/l dan pupuk Ca (2 gr/l). Cara pemupukan dengan menaburkan langsung atau dilarutkan dengan air terlebih dahulu lalu disiramkan.

Baca Juga  Jenis-Jenis Mulsa yang Sering Digunakan

10. Pemberantasan Hama dan Penyakit

Hama yang sering menyerang tanaman melon ialah serangga, ulat, tikus, dan siput. Penyakit tanaman melon antara lain layu verticillium, layu fusarium, dan kekurangan unsur hara.

Terdapat 3 cara pengendalian hama dan penyakit tanaman (HPT) yaitu cara mekanis, kultur teknis, dan kimiawi. Cara mekanis yaitu dengan menangkap hama yang menyerang.

Cara kultur teknis caranya dengan memangkas cabang-cabang sekunder Jika kedua cara tersebut belum berhasil maka lakukan cara kimiawi yakni penyemprotan pestisida secara selektif.

11. Panen

Buah melon dapat dipanen ketika melon sudah berusia kira-kira 90 hari setelah tanam. Tandanya yang pertama net kulit sudah terbentuk sempurna, Kulit buah terlihat berwarna hijau kekuningan dan aroma melonnya kuat dan dari luar buah akan terasa lunak.

Potonglah atang tempat tangkai, membentuk pola huruf T dan miringkan supaya getah tidak menetes. Simpanlah buah di tempat yang terlindung dari paparan cahaya matahari langsung.

Nah, itulah 11 cara menanam melon menurut beberapa sumber terpercaya. Hasil panen akan melimpah apabila ada niat, giat, dan tekniknya tepat. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan silakan ramaikan di kolom komentar.

Referensi

Magfirotunnisak, N. 2018. Budidaya Melon. Sukoharjo: CV Graha Printama Selaras.

Paryadi, S. & Enang H. 2021. Budidaya Tanaman Melon. Sleman: Deepublish.

Sobir & Siregar F. 2010. Budi Daya Melon Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.

Share :

Baca Juga

dampak kemarau

Hortikultura

Budidaya Kentang Dari Penyiapan Lahan Hingga Panen
Perangkap Lalat Buah

Hidroponik

Membuat Perangkap Lalat Buah Mudah, Murah dan Efektif
Jenis kapur pertanian

Hortikultura

Jenis Kapur Pertanian untuk Memperbaiki pH Tanah
cara menanam anggrek

Hortikultura

Cara Menanam Anggrek di Halaman Rumah
budidaya tanaman nanas

Hortikultura

Budidaya Tanaman Nanas, Mudah untuk Pemula
cara pemupukan bawang merah

Hortikultura

Penggunaan Kapur Dolomit untuk Pertanian
Penyemaian benih

Hortikultura

Cara Penyemaian Benih dari Awal Sampai Siap Tanam
Cara Menanam Melon Japanese Musk

Hortikultura

Cara Menanam Melon Japanese Musk yang Memiliki Harga Mahal