Home / Hortikultura / Perkebunan / Produk Pertanian / Tanaman Pangan

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 19:01 WIB

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR)

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) (Source/Facebook)

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) (Source/Facebook)

Dalam dunia pertanian, penting untuk menemukan metode yang berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Salah satu solusi yang semakin diakui adalah pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) atau Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pentingnya PGPR dalam dunia pertanian, fungsi utamanya, kelebihan yang dimilikinya, serta cara pembuatannya dan aplikasinya.

Mengenal Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR)

PGPR, atau Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman, merupakan jenis bakteri yang hidup di daerah akar tanaman. Keberadaan mereka memiliki dampak positif pada pertumbuhan dan kesehatan tanaman. PGPR bekerja dengan berbagai cara, seperti mensintesis fitohormon, mengikat nitrogen udara, melarutkan unsur hara, dan menghasilkan senyawa anti patogen. Fungsi-fungsi ini membuat PGPR menjadi mitra penting dalam menciptakan lingkungan pertumbuhan yang optimal bagi tanaman.

Fungsi Utama PGPR dalam Pertumbuhan Tanaman

Fungsi utama PGPR dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dapat dibagi menjadi tiga bagian:

  1. Pemacu Pertumbuhan (Biostimulants): PGPR mampu mensintesis dan mengatur konsentrasi fitohormon seperti auksin, sitokinin, giberelin, dan etilen di sekitar akar tanaman. Hal ini berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang lebih baik.
  2. Penyedia Unsur Hara (Biofertilizers): Bakteri PGPR mampu mengikat nitrogen dari udara, membantu tanaman dalam fiksasi nitrogen. Mereka juga melarutkan unsur hara yang terikat dalam tanah, membuatnya lebih tersedia bagi tanaman.
  3. Pengendali Patogen Tanah (Bioprotectans): PGPR menghasilkan senyawa anti patogen yang membantu melawan mikroorganisme penyebab penyakit tanaman. Ini membantu tanaman tetap sehat dan tumbuh optimal.
Baca Juga  Meningkatkan Panen dengan Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)

Kelebihan Penggunaan PGPR dalam Pertanian

Penggunaan PGPR dalam pertanian memiliki beberapa kelebihan yang signifikan:

  1. Peningkatan Fiksasi Nitrogen: PGPR dapat meningkatkan fiksasi nitrogen pada tanaman kacang-kacangan, sekaligus memacu pertumbuhan bakteri fiksasi nitrogen bebas. Hal ini membantu tanaman memperoleh nutrisi yang penting.
  2. Peningkatan Ketersediaan Nutrisi: PGPR membantu meningkatkan ketersediaan nutrisi seperti fosfat, belerang, besi, dan tembaga dalam tanah. Tanaman dapat lebih mudah mengakses nutrisi penting ini.
  3. Produksi Hormon dan Bakteri Menguntungkan: Bakteri PGPR mampu memproduksi fitohormon yang mendukung pertumbuhan tanaman. Mereka juga dapat berinteraksi dengan bakteri dan jamur menguntungkan lainnya dalam tanah.
  4. Pengendalian Hama dan Penyakit: PGPR memiliki kemampuan untuk melawan patogen tanaman dan mengurangi keparahan penyakit tanaman. Hal ini membantu tanaman tetap sehat tanpa perlu mengandalkan bahan kimia sintetis. 

Membuat dan Mengaplikasikan PGPR

Membuat PGPR cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan langkah berikut:

A. Biang PGPR: Buat biang PGPR dari akar bambu yang direndam dalam air selama beberapa hari.

B. Bahan:

  • 20 liter air
  • ½ kg dedak atau 1 liter air cucian beras
  • 1 ons terasi
  • 1 sendok teh kapur sirih
  • Molase, air nira gula merah, atau gula pasir
Baca Juga  Rekomendasi Sprayer Elektrik Terbaik di Indonesia

C. Cara Membuat:

  • Campur semua bahan dan didihkan.
  • Setelah dingin, campurkan 1 liter biang PGPR. Tutup rapat dan biarkan selama satu hingga dua minggu.

D. Aplikasi PGPR:

  1. Untuk Perlakuan Benih:
    • Cuci benih yang dibeli dari toko untuk menghilangkan pestisida.
    • Rendam benih dalam larutan PGPR selama beberapa waktu sebelum penanaman.
  2. Untuk Perlakuan Bibit:
    • Rendam bibit dalam larutan PGPR sebelum penanaman.
  3. Untuk Perlakuan pada Tanaman:
    • Campur PGPR dengan air dan siramkan pada daerah perakaran tanaman.

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) untuk Pertanian Berkelanjutan

Dalam era ketidakpastian lingkungan dan kebutuhan akan pertanian berkelanjutan, PGPR muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Kemampuannya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketersediaan nutrisi, dan melawan hama serta penyakit tanaman menjadikannya alat yang berharga bagi petani. Dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis dan bahan kimia berbahaya lainnya, PGPR membantu menjaga kesuburan tanah dan keseimbangan ekosistem pertanian.

Kesimpulan

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) merupakan faktor penting dalam pertumbuhan tanaman yang sehat dan berkelanjutan. Dengan kemampuannya dalam memacu pertumbuhan, meningkatkan ketersediaan nutrisi, dan melawan hama serta penyakit tanaman, PGPR menjadi solusi alami yang efektif. Dengan pembuatan dan aplikasi yang tepat, petani dapat memanfaatkan potensi luar biasa dari PGPR untuk menciptakan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

cara menanam padi sistem jajar legowo

Tanaman Pangan

Wajib Tahu! Cara Menanam Padi Sistem Jajar Legowo
jenis-jenis jeruk dan nama latinnya

Hortikultura

Jenis-jenis Jeruk dan Nama Latinnya, Apa saja?
Penyebab Harga Cabai Naik

Hortikultura

Pedasnya Harga Cabai! ini Penyebab Harga Cabai Naik Drastis
Cara menanam mangga alpukat

Perkebunan

Unik, Seperti ini Cara Menanam Mangga Alpukat
Pupuk Organik Cabai Rawit

Produk Pertanian

Pupuk Organik Cabai Rawit untuk Mempercepat Pertumbuhan
bagaimana cara menanam daun mint

Hortikultura

Bagaimana Cara Menanam Daun Mint?
Bawang lanang

Hortikultura

Manfaat dan Keunikan Bawang Lanang
cara menanam porang

Tanaman Pangan

Cara Menanam Porang Agar Cepat Panen, Mudah Untuk Pemula