Home / Produk Pertanian

Jumat, 14 Juli 2023 - 12:34 WIB

Cara Menghitung Kebutuhan Benih Lengkap dengan Contohnya

ilustrasi benih padi (PIXABAY)

ilustrasi benih padi (PIXABAY)

Benih adalah salah satu komponen penting dalam budidaya tanaman. Harga benih yang terus naik, memaksa petani untuk cermat dan bijak dalam menggunakan benih yang akan ditanam. Oleh karena itu, petani perlu mengetahui cara menghitung kebutuhan benih.

Dengan demikian, jumlah benih yang dibeli sesuai dengaan kebutuhan dan luas lahan yang akan ditanami. Lantas, bagaimana cara mudah menghitung kebuthan benih tanaman? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Faktor Budidaya yang Berkaitan dengan Kebutuhan Benih

Sebelum mulai menghitung kebutuhan benih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mengutip dari Cybext Kementerian Pertanian, berikut ini beberapa faktor yang berkaitan dengan kebutuhaan benih.

1. Benih

Hal pertama yang berhubungan dengan kebutuhan benih yaitu informasi berat 1000 benih. Untuk mengetahuinya, Anda perlu menimbang berat 1000 benih.

Apabila tidak memiliki timbangan, maka bisa dengan melakukan pendekatan jumlah benih dalam kemasan. Lalu, hitung berat (gram) dar 1000 benih. Informasi jumlah benih terkadang tertera dalam kemasan. Jika tidak ada, maka Anda harus menghitung seara manual.

2. Luas lahan

Informasi luas lahan juga dibutuhkan agar penentuan kebutuhan benih akurat. Infromasi luas tanam dibutuhkan karena penanaman akan dilakukan di atas bidang yang dibagi dengan jarak tanam. hasil pembagian berupa jumlah populasi tanaman.

Baca Juga  Penggunaan Kapur Dolomit untuk Pertanian

Ukuran luas tanam di berbagai daerah memiliki perbedaan terutama istilah satuan dan ukurannya. Biasanya, istilah dan satuan lokal perlu dikonversi ke ukuran standar seperti meter persegi atau hektare.

3. Jarak tanam

Penggunaan jarak tanam bertujuan untuk mengetahui jumlah populasi atau jumlah titik tanam dalam satuan luas. Jarak tanam yang teratur akan mempermudah proses budidaya, seperti pemupukan, penyiangan, aplikasi pestisida, hingga pemanenan.

Jarak tanam akan mempengaruhi kebutuhan benih di setiap penanaman. Selain itu, jarak tanam juga mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

4. Daya tumbuh

Setiap varietas memiliki kemampuan tumbuh yang berbeda-beda. Biasanya, informasi daya tumbuh tertera dalam satuan persentase (%). Dalam perhitungan kebutuhan benih, infromasi daya tumbuh berguna untuk memastikan jumlah benih yang bisa tumbuh saat ditanam. Informasi tersebut juga berguna untuk menentukan jumlah benih saat penyulaman.

Rumus Menghitung Kebutuhan Benih

Setelah mengetahui beberapa faktor yang sudah di atas, langkah selanjutnya yaitu melakukan perhitungan kebutuhan benih dengan rumus berikut ini.

(Luas lahan/jarak tanam) x (100/daya tumbuh) x jumlah tanaman per lubang x (berat 1000 benih/1000)

Untuk menghitung kebutuhan benih padi per hektare ada beberapa faktor seperti jarak tanam, berat 1000 berat, jumlah bibit/tancap. Setelah itu, kurang dengan daya tumbuh dan hama yang menyerang bibit padi.

Baca Juga  Cara Pemupukan pada Tanaman Tomat

Jika jarak tanamnya 25 x 25 cm, maka perhitungan populasi tanaman seperti berikut;

Populasi tanaman = (10.000 x 25) x (10.000/25) = 160.000 populasi

Penambahan jajar legowo 2:1, maka perhitungan jumlah rumpunnya seperti berikut;

160.000 33,3% = 53/280 rumpun.

Sementara itu, perhitungan populasi tanaman seperti berikut;

(160.000 + 53.280) populasi = 213.280 populasi.

Apabila hendak menanam 2 benih per lubang tanam, maka kebutuhan benihnya seperti berikut;

Kebutuhan benih = 213/280 x 2 benih = 426.560 benih.

Jika rata-rata 1000 butir benih beratnya 27 gram, maka kebutuhan benihnya menjadi;

Berat kebutuhan benih = 426.560/1000 x 27 gram = 11.517 gram = 11,517 kg.

Jadi, petani perlu mempersiapkan benih maksimal 15 kg.

Kesimpulan

  • Untuk menghitung kebuthan benih harus melihat jumlah tancap per rumpun dan jarak tanam.
  • Rumus populasi per hekatre = (10.000/jarak tanam) x (10.000/jarak tanam)
  • Jika menggunakan sistem jajar legowo, maka gunakan rumus 100% x 1 : (1 + jumlah jajar legowo).
  • KebutUhan benih per hektare menggunakan rumus; Populasi/1.000 x berat 1.000 butir benih.

Share :

Baca Juga

Pupuk Organik Cabai Rawit

Produk Pertanian

Pupuk Organik Cabai Rawit untuk Mempercepat Pertumbuhan
tips mengaplikasikan pestisida

Produk Pertanian

Mengenal Perekat Pestisida dan Fungsinya
merk mulsa terbaik

Produk Pertanian

Catat, Ini 5 Kekurangan Mulsa yang Penting untuk Diketahui
tepung talas

Produk Pertanian

Manfaat Tepung Talas dan Cara Pembuatannya
Teknologi pertanian tepat guna

Hidroponik

Inilah Teknologi Pertanian Tepat Guna untuk Petani
manfaat limbah cucian beras

Produk Pertanian

Manfaat Limbah Cucian Beras untuk Tanaman
Produk Syngenta Terbaik

Produk Pertanian

7 Produk Syngenta Terbaik untuk Kendalikan OPT
perbedaan padi inbrida dan hibrida

Produk Pertanian

Inilah Perbedaan Padi Inbrida dan Hibrida