Home / Perkebunan

Rabu, 13 September 2023 - 16:51 WIB

Pemangkasan Kopi yang Tepat untuk Meningkatkan Hasil Panen

Buah kopi (pixabay)

Buah kopi (pixabay)

Tanaman kopi adalah salah satu komoditas pertanian yang memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia. Namun, produksi kopi hanya berbuah sekali dalam setahun, dan buah-buah kopi ini terbentuk pada ruas-ruas cabang yang masih hijau dan belum pernah berbuah sebelumnya. Oleh karena itu, penting bagi para petani kopi untuk memahami bahwa masing-masing ruas cabang hanya dapat diharapkan untuk berbuah sekali. Buah-buah untuk tahun panen berikutnya pada umumnya terbentuk pada cabang-cabang yang telah terbentuk pada tahun sebelumnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya pemangkasan kopi untuk meningkatkan hasil panen.

Pentingnya Pembentukan Ruas yang Banyak

Produksi kopi sangat tergantung pada banyaknya ruas cabang yang berbuah. Oleh karena itu, setelah panen selesai, penting untuk segera melakukan tindakan-tindakan yang mengarah kepada pembentukan ruas sebanyak-banyaknya. Hal ini akan meningkatkan peluang untuk mendapatkan hasil panen yang optimal pada tahun berikutnya.

Tujuan Pemangkasan Kopi

Pemangkasan produksi adalah langkah penting dalam budidaya kopi setelah panen. Beberapa tujuan utama dari pemangkasan produksi adalah sebagai berikut:

a. Mendorong Pertumbuhan Cabang Reproduksi

Pemangkasan produksi membantu mendorong pertumbuhan cabang-cabang reproduksi yang kuat. Ini akan memastikan bahwa pohon kopi memiliki cabang-cabang yang cukup untuk berbuah secara optimal.

b. Menentukan Jumlah Cabang Reproduksi yang Optimal

Baca Juga  Tanaman Karet Sumber Utama Bahan Karet Alam Dunia

Melalui pemangkasan produksi, petani dapat menentukan jumlah cabang reproduksi yang optimal. Ini penting karena terlalu banyak cabang dapat mengurangi kualitas buah, sedangkan terlalu sedikit cabang dapat mengurangi hasil panen.

c. Mengontrol Produksi

Pemangkasan produksi juga merupakan sarana untuk mengontrol produksi kopi. Dengan mengatur jumlah cabang yang berbuah, petani dapat mengendalikan jumlah produksi yang dihasilkan.

d. Mencegah Pertumbuhan Cabang yang Tidak Diinginkan

Pemangkasan produksi juga berperan dalam menjaga agar cabang-cabang tidak meliar dan panjangnya tetap dalam batas yang telah ditentukan sebelumnya. Ini akan membantu menjaga bentuk tanaman kopi yang sesuai dengan yang diinginkan.

Cara dan Waktu Pelaksanaan Pemangkasan Kopi

Berdasarkan intensitasnya, pemangkasan produksi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pemangkasan berat dan pemangkasan ringan.

Pemangkasan Berat

Pemotongan ini dilakukan hanya satu kali dalam setahun, segera setelah panen selesai. Pemangkasan ini dimulai sejak dini agar semua areal tanaman dapat selesai dipangkas pada bulan Oktober. Dengan demikian, pohon kopi diberi waktu yang cukup untuk menumbuhkan tunas-tunas reproduksinya. Pada tahap ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Cabang-cabang yang sakit atau terserang penyakit harus dihilangkan.
  2. Cabang-cabang adventif yang tidak berguna seperti cabang balik, cabang cacing, dan cabang liar juga harus dihilangkan.
  3. Pemangkasan cabang-cabang tua yang kurang produktif, terutama yang sudah berbuah lebih dari dua kali dengan jumlah ruas yang produktif kurang dari 5 ruas.
Baca Juga  Harga Jual yang Mahal, Inilah Cara Menanam Kacang Macadamia

Pemangkasan Ringan

Pemangkasan ringan meliputi beberapa tahap, yaitu:

1. Mewiwil Selektif

Dilakukan pada bulan antara Desember dan Januari. Pada tahap ini, petani melakukan pemilihan cabang-cabang buah yang baik dari segi letak, arah, dan kesehatan pertumbuhannya.

2. Mewiwil Kasar

Dilakukan 3 bulan setelah mewiwil selektif atau tepatnya di bulan Maret/April. Pada tahap ini, dilakukan pemangkasan pada tunas-tunas lembut dan halus. Interval pemangkasan dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Dengan melakukan pemangkasan produksi pada tanaman kopi, maka produksi kopi yang diharapkan akan meningkat jika dibandingkan dengan tanpa melakukan pemangkasan produksi. Hal ini membantu menghasilkan buah-buah kopi yang lebih berkualitas.

Kesimpulan

Pemangkasan kopi merupakan langkah penting dalam budidaya tanaman kopi. Dengan pemangkasan yang tepat, petani dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas buah kopi mereka. Oleh karena itu, penting bagi para petani kopi untuk memahami cara dan waktu pelaksanaan pemangkasan yang sesuai agar dapat mengoptimalkan produksi kopi mereka. Selamat mencoba dan mempraktekkan pemangkasan produksi ini di kebun kopi Anda sendiri.

Share :

Baca Juga

Cara membuat pupuk organik sendiri

Hortikultura

Cara Membuat Pupuk Kandang Sendiri untuk Menyuburkan Tanah
Penyakit tanaman kopi

Perkebunan

Pengenalan Penyakit Tanaman Kopi untuk Menjaga Hasil Panen
Pisang Merah

Perkebunan

Pisang Merah Buah yang Unik dan Kaya Manfaat
budidaya alpukat

Perkebunan

4 Tahapan Budidaya Alpukat agar Berbuah Banyak
Cara budidaya mawar

Perkebunan

Cara Budidaya Bunga Mawar Sebagai Peluang Bisnis
Penyakit Pisang

Perkebunan

Mengenal Penyakit Pada Pisang dan Cara Mengendalikannya
Mangga yang Rasanya Manis

Perkebunan

8 Buah Mangga yang Rasanya Manis
Sejarah kopi di Indonesia

Perkebunan

Sejarah Kopi di Indonesia Hingga Menjadi Komoditas Dunia