Home / Uncategorized

Jumat, 7 Juli 2023 - 00:28 WIB

Fungisida Kontak Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

Ilustrasi petani menggunakan sprayer elektrik (Pixabay)

Ilustrasi petani menggunakan sprayer elektrik (Pixabay)

Fungisida kontak merupakan jenis fungisida yang bekerja dengan cara menempel pada permukaan tumbuhan yang disemprotkan dan membunuh jamur penyebab penyakit pada tumbuhan. Fungisida kontak berbeda dengan fungisida sistemik yang diserap oleh tumbuhan dan menyebar ke seluruh bagian tumbuhan untuk membunuh jamur penyebab penyakit. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang cara kerjanya, manfaat, keuntungan, kelemahan, jenis, cara penggunaan yang aman, dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, alternatif pengganti.

Apa itu fungisida kontak?

Fungisida kontak adalah jenis pestisida yang digunakan untuk mengendalikan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan dengan cara menempel pada permukaan tumbuhan yang disemprotkan. Fungisida ini bekerja dengan membunuh jamur penyebab penyakit yang menempel pada permukaan tumbuhan. Cara kerjanya dengan cara mengendalikan organisme penyebab penyakit pada saat disemprotkan, sedangkan fungisida sistemik bekerja dengan cara membunuh organisme penyebab penyakit yang menempel pada permukaan tumbuhan setelah disemprotkan.

Cara kerja yang efektif

Fungisida kontak bekerja dengan cara menempel pada permukaan tumbuhan yang disemprotkan dan membunuh jamur penyebab penyakit pada tumbuhan. Organisme penyebab penyakit dikendalikan dengan cara merusak dinding sel atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan organisme penyebab penyakit.

Manfaat sangat beragam

Fungisida kontak memiliki manfaat dalam mengendalikan hama penyakit pada tumbuhan. Dengan penggunaan yang tepat, maka dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian yang dihasilkan. Selain itu juga dapat mengurangi kerugian yang ditimbulkan oleh serangan hama penyakit pada tumbuhan.

Keuntungan

Beberapa keuntungan yang diberikan seperti:

  1. Efektif dalam mengendalikan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan.
  2. Mudah digunakan dan dapat diaplikasikan pada tumbuhan dengan cara semprot.
  3. Dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian yang dihasilkan.
  4. Dapat mengurangi kerugian akibat serangan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan.

Kelemahan

Meskipun memiliki manfaat dan keuntungan, penggunaan fungisida kontak juga memiliki kelemahan. Beberapa kelemahan penggunaan antara lain:

  1. Tidak ramah lingkungan dan dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan hidup.
  2. Dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan manusia jika terjadi paparan yang berlebihan.
  3. Rentan terhadap resistensi jamur penyebab penyakit pada tumbuhan.
  4. Dapat membunuh mikroorganisme yang berguna bagi tumbuhan.
Baca Juga  Teknik Penyambungan untuk Menghasilkan Varietas Unggul

Jenis Fungisida Kontak

Terdapat beberapa jenis yang biasa digunakan, antara lain:

  1. Kaptan
  2. Mancozeb
  3. Tembaga hidroksida
  4. Klorotalonil
  5. Zineb

Cara penggunaan

Penggunaan fungisida kontak harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Beberapa langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Pilih jenis fungisida yang tepat untuk mengendalikan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan yang akan diolah.
  2. Persiapkan larutan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  3. Semprotkan larutan ke seluruh bagian tumbuhan yang terkena serangan jamur penyebab penyakit.
  4. Lakukan pengulangan penggunaan fungisida sesuai dengan jadwal yang dianjurkan.

Dampak Fungisida Kontak Terhadap Lingkungan

Penggunaan fungisida dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan hidup. Beberapa dampak yang dapat terjadi antara lain:

1. Kontaminasi tanah dan air akibat penggunaan fungisida ini yang tidak tepat.

2. Menurunnya populasi serangga dan hewan lain yang berguna bagi lingkungan hidup akibat penggunaan yang tidak selektif.

3. Merusak ekosistem dan ketidakseimbangan ekosistem akibat penggunaan fungisida yang berlebihan.

Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia

Paparan fungisida kontak yang berlebihan dapat menim bulkan dampak buruk pada kesehatan manusia. Beberapa dampak yang dapat terjadi antara lain:

  1. Menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan.
  2. Meningkatkan risiko terjadinya kanker pada jangka panjang.
  3. Mempengaruhi sistem saraf dan hormonal pada manusia.
  4. Dapat menyebabkan gangguan pada fungsi organ tubuh manusia.

Tips Menggunakan Fungisida Kontak dengan Aman

Untuk menghindari dampak negatif dari penggunaan fungisida kontak, perlu dilakukan beberapa tips penggunaan yang aman. Beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:

1. Selalu membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.

2. Mengenakan alat pelindung diri seperti masker, kacamata, dan sarung tangan saat mengaplikasikan

3. Menghindari penggunaan pada hari yang berangin karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan penyebaran bahan kimia ke daerah yang tidak diinginkan.

4. Mencuci semua bahan makanan yang akan di gunakan

Kesimpulan

Fungisida kontak merupakan salah satu jenis pestisida yang efektif digunakan untuk mengendalikan serangan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan. Namun, penggunaan fungisida ini juga memiliki dampak negatif pada lingkungan hidup dan kesehatan manusia jika tidak digunakan dengan benar. Oleh karena itu, perlu dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.

Baca Juga  Faktor Penyebab Musim Hujan dan Musim Kemarau di Indonesia

Pertanyaan yang sering diajukan:

1. Apa itu fungisida kontak?

Fungisida kontak adalah salah satu jenis pestisida yang efektif digunakan untuk mengendalikan serangan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan.

    2. Apa saja keuntungan menggunakan fungisida kontak?

    Beberapa keuntungan antara lain efektif dalam mengendalikan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan, mudah digunakan, dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian, dan dapat mengurangi kerugian akibat serangan jamur penyebab penyakit pada tumbuhan.

    3. Apa saja kelemahan penggunaan fungisida kontak?

    Beberapa kelemahan antara lain tidak ramah lingkungan, dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan manusia, rentan terhadap resistensi jamur penyebab penyakit pada tumbuhan, dan dapat membunuh mikroorganisme yang berguna bagi tumbuhan.

    4. Bagaimana cara menggunakan penggunaan yang aman?

    Beberapa tips penggunaan dengan aman antara lain selalu membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan, mengenakan alat pelindung diri, menghindari penggunaan pada hari yang berangin, dan tidak mengonsumsi hasil pertanian yang belum dicuci dengan bersih.

    5. Apa dampak negatif penggunaan pada kesehatan manusia?

    Dampak negatif penggunaan pada kesehatan manusia antara lain dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan, meningkatkan risiko terjadinya kanker pada jangka panjang, mempengaruhi sistem saraf dan hormonal pada manusia, serta dapat menyebabkan gangguan pada fungsi organ tubuh manusia.

    6. Apakah penggunaan fungisida kontak selalu diperlukan dalam pertanian?

    Penggunaan fungisida tidak selalu diperlukan dalam pertanian. Sebaiknya petani menggunakan metode pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) yang ramah lingkungan dan lebih aman bagi kesehatan manusia, seperti penggunaan pupuk organik, rotasi tanaman, dan penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap serangan OPT.

    7. Apakah fungisida kontak dapat menyebabkan resistensi pada jamur penyebab penyakit pada tumbuhan?

    Ya, penggunaan yang berlebihan dan tidak tepat dapat menyebabkan resistensi pada jamur penyebab penyakit pada tumbuhan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penggunaan yang bijak dan sesuai dengan dosis yang direkomendasikan

    Share :

    Baca Juga

    Metode pengairan

    Uncategorized

    Metode Pengairan yang Efektif dalam Budidaya Tanaman
    cara menanam padi

    Tanaman Pangan

    Cara Menanam Padi Terlengkap Beserta Penjelasannya
    Teknik Mencangkok

    Uncategorized

    Teknik Mencangkok Memperbanyak Tanaman Buah dengan Mudah
    Pertanian Lahan Kering

    Uncategorized

    Tantangan dan Solusi Pertanian Lahan Kering
    Identifikasi penyakit

    Uncategorized

    Identifikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri atau Jamur
    bioteknologi pertanian

    Uncategorized

    Bioteknologi Pertanian, Perkembangan, dan Tantangannya
    pola tumpangsari

    Uncategorized

    Pola Tumpangsari Strategi Pertanian Efektif untuk Hasil Maksimal
    Cara Membuat Bedengan

    Uncategorized

    Cara Membuat Bedengan yang Sesuai untuk Tanaman